“Who” dan “Do”, Tulisan Anda untuk Siapa?
.
Oleh : Cahyadi Takariawan
Chase Reeves, seorang writerpreneur dan co-founder Fizzle.co ditanya, “bagaimana menulis dengan hati?”
Ia menjawab, “Formula yang saya gunakan untuk dapat menulis dengan hati sederhana, yaitu : Who dan Do. Who berarti kita mengetahui untuk siapa kita menulis. Sementara Do berarti kita memiliki pesan atau tujuan apa yang harus dilakukan oleh pembaca setelah membaca tulisan kita tersebut.”
Ini adalah cara untuk bisa menghasilkan karya tulis, yang melibatkan kedalaman dan ketajaman emosi. Maka definisikan ‘who’ dan ‘do’, agar tulisan Anda lebih tajam.
Mendefinisikan Sasaran
Saat menulis, definisikan untuk siapa (who) tulisan Anda. Penting untuk mengerti siapa pembaca Anda. Mungkin Anda menulis untuk komunitas tertentu, atau segmen tertentu. Mungkin untuk anak-anak balita, atau untuk emak-emak muda.
Tidak harus banyak orang. Bisa jadi Anda menulis hanya untuk seseorang. Satu orang saja yang sangat spesial. Bahkan Anda bisa menulis untuk diri Anda sendiri. Jadi, who itu menyangkut segmen yang Anda tuju, siapapun mereka.
Jika ingin membagi secara sederhana, ada beberapa kategori, seperti untuk anak-anak atau untuk dewasa. Untuk umum, atau untuk segmen khusus. Untuk laki-laki atau untuk perempuan.
Selanjutnya, hal apa yang Anda harapkan dilakukan (do) oleh pembaca setelah membaca tulisan Anda. Tindakan, atau perubahan, atau kondisi apa yang Anda harapkan terjadi pada pembaca?
Ini yang dimaksud ‘do’, yaitu aspek perubahan yang Anda harapkan terjadi pada pembaca. Aspek perubahan itu misalnya:
- Mengerti / memahami
- Terhibur
- Bahagia
- Takut
- Sedih
- Menyesal
- Semangat, optimis
- Berbunga-bunga
- Melakukan sesuatu
- Dan lain sebagainya
Misalnya Anda ingin menulis untuk remaja, dengan harapan setelah membaca tulisan Anda mereka menjadi lebih hormat kepada kedua orang tua. Maka Anda akan menggunakan perspektif remaja dalam menuliskannya —bukan dalam perspektif orang tua. Dengan demikian, remaja yang membaca tulisan Anda merasa terwakili perasaan dan keadaannya, sehingga lebih mudah tergerak untuk melakukan pesan Anda.
Yang Anda perlukan untuk maksud ini adalah mendalami dunia remaja, (1) apa yang paling mereka cari saat ini (2) istilah yang ngetren di kalangan mereka saat ini (3) artis, film, lagu, seleb yang mereka senangi saat ini (4) hal-hal lain terkait dunia remaja. Ini sebagai cara menyapa mereka.
Contoh lain, Anda ingin menulis untuk para guru SD, agar mereka bisa bersikap bijak dalam mendidik murid. Untuk keperluan itu, Anda harus mengerti persoalan yang banyak terjadi dalam dunia pendidikan Sekolah Dasar. Anda harus mengerti tugas dan kompetensi bagi guru SD.
Selain membuat tulisan lebih jelas, dengan menentukan ‘who’ dan ‘do’, maka ada tolok ukur keberhasilan dalam proses menulis yang Anda lakukan. Apakah tulisan Anda benar-benar bisa menyasar ke segmen yang Anda tuju, dan memberikan dampak seperti yang Anda harapkan.
Ini menjadi evaluasi peningkatan kualitas menulis, agar selalu meningkat dari waktu ke waktu. Tanpa menentukan ‘who’ dan ‘do’, tulisan Anda cenderung general, tanpa sasaran yang spesifik.
‘Who’ dan ‘do’ sekaligus menjadi perangkat untuk menghasilkan tulisan yang menarik. Karena menarik, selalu segmented. Tidak ada definisi menarik untuk semua segmen.
Bahan Bacaan
The Spark Journal, Making Something Great: An Interview with Chase Reeves, https://www.sparkjournal.net, 29 Juli 2013

13 Komentar
Syifa
Terima kasih pak Cah
Isnaillaila paramasari
Apakah menulis untuk orang lain, untuk menginspirasi orang lain, juga bisa memotivasi dan menginspirasi diri si penulis sendiri pak Cah?
Cahyadi Takariawan
tatkala kita menasehati orang lain, maka kita akan berada dalam aura positif nasehat yang kita berikan… maka menulislah yang positif saja.. selalu…
Dr.Hj. Khairiah M.Pd
Luar biasa pencerahan nya. Barakallah
Cahyadi Takariawan
yuppp …semangat berkarya mbak Khairiah…
Cahyadi Takariawan
yuppp …semangat berkarya mbak Syifa…
Dwi Sugiarti
Terimakasih pak cah
Cahyadi Takariawan
yuppp …semangat berkarya mbak dwi…
Solikhin Abu Izzuddin
Siap Gurunda
Cahyadi Takariawan
syaaabbbb…
Esti Yuliani
Untuk siapa dan apa tujuan saya menulis merupakan perangkat untuk menghasilkan tulisan yang menarik. Terima kasih, Pak Ustad Cah.
Cahyadi Takariawan
yuppp …semangat berkarya mbak Esti…
Dr.Hj. Khairiah M.Pd
Terimakasih pak Cahyadi Takariawan. Bermanfaat