ROSS SIMMONDS
Sastra Budaya

Anda Tidak Akan Bisa Menyenangkan Semua Orang Lewat Tulisan

Bagikan

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

“There will always be something that you write which people will not like” (Brian Lamacraft, 2019).

*******************

Apa yang harus Anda fokuskan saat menulis? Saya selalu menulis dengan fokus pada makna (meanings), tujuan (goals), dan manfaat (benefits) dari tulisan. Saya fokuskan diri menyapa pembaca dengan sepenuh keyakinan saya akan makna, tujuan dan manfaat tulisan saya.

Beberapa penulis merasa terganggu dengan komentar negatif, atau kritik tajam yang dilontarkan pembaca. Dampaknya, ada yang takut untuk memposting tulisan, atau bahkan berhenti menulis. Kritik telah mematikan semangat menulis.

Bagaimana mengelola kritik dan komentar negatif pembaca? Berikut beberapa catatan menarik dari Brian Lamacraft, penulis novel Age of Decay Contagion, dalam  ‘berdamai’ dengan kritik dan review yang dibuat oleh banyak orang.

  • Anda Tidak Mungkin Menyenangkan Semua Orang

Pertama kali, pahami bahwa Anda tidak akan bisa menyenangkan semua orang dengan tulisan Anda. “You cannot please everyone and you shouldn’t try to please everyone”, ujar Brian.

Anda tidak dapat menyenangkan semua orang dan Anda tidak perlu berusaha untuk menyenangkan semua orang. “Stop trying to please everyone. This is simply not possible”, lanjut Brian.

Berhentilah berusaha untuk menyenangkan semua orang, karena memang tidak akan mungkin terjadi.

  • Jangan Fokus Pada Komentar Orang

Ketika Anda menulis, jangan fokus pada kritikan, komentar atau review orang lain. Anda hanya perlu fokus untuk menyelesaikan apa yang sudah Anda mulai. Karena Anda memiliki tujuan dalam menulis tersebut.

Jika fokus pada komentar orang, Anda akan menyalahkan diri sendiri dan tidak akan pernah menulis sesuatu jika Anda fokus pada kritik dan komentar. “You will beat yourself up and never write anything of substance if you are constantly afraid of being criticized”, ujar Brian.

  • Mereka yang Gemar Mengritik, Akan Selalu Mengritik

Para kritikus, tugasnya adalah mengkritik. Kritik datang seiring dengan tulisn. “When you write, criticism comes with it”, ujar Brian.

Meskipun seandainya tulisan Anda sempurna tanpa cacat, tetap akan ada yang mengkritik. “There will always be a critic out there that is going to slam your writing no matter how good it might be”, lanjut Brian.

Jangankan penulis biasa-biasa saja seperti saya, bahkan penulis terbaik di dunia pun, tetap dikecam oleh para kritikus. “Even the best authors in the world get slammed by the critics every so often”, ujar Brian.

Inilah sebabnya mengapa Anda harus mengabaikan kritik dan terus menulis, ujar Brian. “This is why you have to brush off these critics and keep writing”. Ucapkan terima kasih kepada para komentator, karena mereka akan terus menerus mengkritik.  

  • Jawab Kritikan dengan Terus Menulis

Oleh karena Anda tidak dapat menghindari kritik dan komentar negatif, maka jawab saja dengan terus menulis. Terus berkarya. Terus menghasilkan karya tulis, dan mempostingnya.

Tentu saja Anda harus selalu mengupayakan karya terbaik, namun bukan berarti akan bisa menghentikan komentar negatif. “You may put your best effort into a book and it will be slammed by the critics because this is what critics do”, ujar Brian.

Maka, “Your best answer to a critic is more writing”. Jawaban terbaik Anda untuk kritik adalah dengan semakin banyak menulis.

  • Abaikan Saja Kritik dan Komentar Negatif

Dimanapun Anda mempublikasikan tulisan, selalu ada yang akan memberi komentar dan review negatif. Maka abaikan saja. “If you have your work published somewhere, ignore all of the reviews”, ujar Brian.

Semua orang berhak memiliki pendapat dan komentar atas tulisan Anda, namun Anda juga memiliki hak untuk mengabaikan. “For the most part, you should ignore reviews because everyone is going to have an opinion on your writing”, ujar Brian.

Ingat, sebagus apapun tulisan Anda, selalu ada kritik. “No matter what you write, there will always be a hater because this goes hand-in-hand with writing”, lanjut Brian. Maka miliki prinsip sebagaimana dimiliki oleh Voltaire, “I do not agree with what you have to say, but I’ll defend to the death your right to say it.”

Ya, kita tidak menolak hak mereka untuk bicara. “Saya tidak sepakat dengan apa yang Anda katakan, namun saya membela hak Anda untuk mengatakannya”, ujar Voltaire.

Bahan Bacaan

Brian Lamacraft, How to Deal with Haters as a Writer, https://medium.com, 2 Agustus 2019

20 Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini:
Artikel ini telah dilihat : 319 kali.