Tarbiyah Itu Mudah

SEPULUH FAKTA RENY YUSMAWATI, PEMBINA 10 UPA

Bagikan

☕☕☕☕☕☕☕

Serial Arabika – Ajak, Rangkul, Bina, Kawal

@ Cahyadi Takariawan

Apakah usia 51 tahun itu tua? Dan kalau tua, apakah sudah tidak bisa produktif membina?

Tua atau muda tak bisa dilihat hanya dari angka. Namun dari himmah, apakah masih menyala atau sudah mereda? Jika masih menyala, ia masih muda.

Demikianlah yang kita lihat pada sosok Reny Yusmawati. Umahat usia 51 tahun ini, sangat energik dan bersemangat membina UPA.

Berikut 10 fakta tentang Reny Yusmawati, murabbiyah muntijah dari Ponorogo, Jawa Timur.

Pertama, membina 10 kelompok UPA. Dalam sepekan Reny membina sepuluh kelompok UPA. Berarti tiap hari ada satu sampai dua kelompok UPA yang dibina.

Kedua, jumlah total binaan 83 orang. Dari sepuluh kelompok UPA tersebut jumlah total anggotanya adalah 83 orang. Tentu perempuan semua, dengan beragam usia.

Ketiga, aktif di struktur Dewan Etik (DED). Pada periode kepengurusan saat ini, Reny mengemban amanah di DED PKS Kabupaten Ponorogo.

Keempat, motivasi cinta. Bagi Reny, membina adalah karena cinta yang mendalam terhadap Islam. Ia ingin mengajak binaannya mencintai Islam.

Kelima, sudah ikut pembinaan sejak SMA. Reny sudah aktif ikut majelis pembinaan pekanan sejak masa sekolah di SMA. Ini menunjukkan pembinaan sejak masa remaja memiliki atsar yang kuat dalam jiwa.

Keenam, mengatasi kelelahan. Lelah adalah hal lumrah. Namun Reny tidak mau menyerah oleh rasa lelah. Baginya, kuncinya pada tekad kuat mendawamkan amal tarbiyah.

Ketujuh, dukungan keluarga. Dukungan keluarga merupakan faktor sangat penting dalam menjalankan amanah dakwah. Ketiga anak Reny telah menjadi kader pelopor dakwah dan bahkan ketiganya telah aktif membina UPA.

Kedelapan, konsistensi adalah kunci. Bagi Reny, membina adalah persoalan konsistensi. Ia bertekad tetap hadir di forum UPA berapapun jumlah peserta yang datang. UPA harus tetap berjalan walau yang datang hanya satu orang. Bahkan jika tidak ada yang hadir satu orangpun, ia tetap hadir untuk tilawah Al-Qur’an hingga jadwal berakhir.

Kesembilan, menyaksikan perubahan. Proses pembinaan melalui UPA berupaya menghadirkan perubahan menuju kebaikan. Reny mengamati bahwa ketika akhlak seseorang membaik, berkorelasi positif dengan perbaikan kondisi ekonomi mereka.

Kesepuluh, merasakan kekayaan jiwa. Dengan meyakini pahala jariyah dari forum pembinaan, Reny merasakan kekayaan jiwa. Seakan telah menjadi orang terkaya.

Pesan Pembinaan. Reny Yusmawati mengingatkan kita semua bahwa:

🪴Merekrut dan membina bisa dilakukan oleh siapa saja. Semua kader bisa melakukannya asal mereka mau melakukannya. Tua ataupun muda, pria ataupun wanita, pejabat ataupun rakyat biasa.

🪴 Merekrut dan membina bukan soal usia. Anda boleh berusia tua, namun jika memiliki himmah ‘aliyah (semangat membara) dalam dakwah, Anda akan mudah merekrut dan membina.

🪴Merekrut dan membina bukan sekadar bilangan statistik semata. Melainkan upaya menyelamatkan jiwa, memperbaiki akhlak bangsa, dan membangun investasi akhirat yang tak terhingga.

*) bahan tulisan : BKAP DPW PKS Jawa Timur

Tinggalkan Balasan