Lockdown

Stay At Home, Ciptakan Keceriaan Bersama Keluarga

Bagikan

Oleh : Cahyadi Takariawan

Sudah berapa pekan kita #StayAtHome? Ada yang sudah lebih dari sebulan, ada yang tepat sebulan, dan ada yang kurang dari sebulan, karena mulainya “masuk goa” berbeda-beda. Yang sudah di atas sebulan, mulai merasakan kejenuhan yang mendera. Terlebih rengekan anak-anak yang minta kebebasan keluar rumah. Anak-anak mulai boring dan tidak tahan terus menerus di dalam rumah. Akhirnya mereka berulah, yang membuat orangtua menjadi terpancing emosi.

Marilah bersikap santai. Situasi #StayAtHome lebih tidak nyaman saat dihadapi dengan emosi tingkat tinggi. Tekan emosi setiap kali akan meledak. Tarik nafas panjang melalui hidung dalam empat hitungan, tahan nafas dalam tujuh hitungan, dan lepaskan nafas melalui mulut dalam delapan hitungan. Ulangi lagi teknik pernafasan 4 – 7 – 8 ini sampai anda merasa tenang, disertai dengan ta’awudz dan istighfar.

Bercanda dan Bersenda Gurau Bersama Keluarga

Family time, waktu yang harus anda nikmati bersama keluarga. Mumpung sekarang hanya #StayAtHome dan #WorkFromHome, pandai-pandailah menciptakan keceriaan keluarga dengan canda dan senda gurau. Ini agar suasana rumah selama karantina tidak horor dan menegangkan terutama bagi anak-anak yang kehilangan keceriaan.

Pada dasarnya canda atau senda gurau bersama keluarga adalah kebaikan. Al-‘Izz bin Abdissalam Asy-Syafi’i rahimahullah dalam kitab “Qawa’idul Ahkam fi Mashalihil Anam” berkata, “Jika ada yang bertanya, bagaimana pendapat kalian tentang bercanda? Maka kami jawab, bercanda boleh bila menimbulkan rasa nyaman, baik itu bagi orang yang mengajak bercanda, atau bagi orang yang diajak bercanda, atau bagi keduanya”.

Imam Nawawi rahimahullah dakam kitab “Al-Adzkar” menyatakan bahwa bercanda dengan tujuan merealisasikan kebaikan, atau untuk menghibur kawan atau untuk mencairkan suasana, maka itu tidak terlarang sama sekali, bahkan canda seperti ini termasuk sunnah yang mustahab. Nabi saw telah mencontohkan bersenda gurau bersama para istri beliau.

Kreatif Memilih Permainan untuk Keluarga

Bosan, jenuh, boring, pasti itu keluhan semua orang di masa #StayAtHome. Maka orangtua harus pandai dan kreatif memilih permainan yang bisa melibatkan semua anggota keluarga. Tidak harus menggunakan alat dan sarana yang canggih serta mahal. Bahkan hanya berbekal tepung saja, keluarga ini bisa sangat ceria. Silakan simak video berikut – https://www.instagram.com/tv/B-yPXsNnfi2/?igshid=1n7s8cmryg8e0

Beberapa ide permainan berikut ini, bisa menjadi alternatif kegiatan family time.

  1. Tebak  Gambar

Siapkan pensil dan kertas besar. Minta semua anggota keluarga duduk mengitari pensil dan kertas besar tersebut. Putar pensil, jika mata pensil menunjuk salah satu orang, ialah yang bermain. Ia harus membuat suatu gambar tapi tidak sampai selesai, kemudian pemain yang lain harus menebak gambar apa itu.

  • Tebak  Gaya

Semua anggota keluarga duduk melingkar, kemudian melakukan “hompimpa”. Siapa yang menang, maka ialah yang bermain. Ia harus memperagakan sebuah gaya tertentu, dan pemain yang lain harus menebak gaya apakah itu. Misalnya, berenang, memotong kayu, dan lain-lain.

  • Puzzle

Semua anggota keluarga berkumpul dan bekerja sama dalam menyusun puzzle hingga rampung. Selain dapat meningkatkan bonding antar keluarga permainan sederhana ini juga memiliki manfaat untuk meningkatkan kecerdasan otak. 

  • Monopoli

Semakin banyak orang yang ikut main, maka permainan monopoli akan semakin seru dan menyenangkan. Masing-masing anggota keluarga bisa mengeluarkan jurus andalannya dalam mengatur strategi keuangan dengan baik. Tidak hanya melatih anak untuk berstrategi, karena harus bisa membeli atau menjual properti.

  • Scrabble

Biji permainan berupa keping berbentuk bujur sangkar yang bertuliskan huruf pada salah satu sisi. Pemain mengambil hingga sebanyak tujuh buah keping huruf dari kantong, dan berusaha menyusun kata secara mendatar atau menurun seperti teka-teki silang.

  • Tali keseimbangan

Bersihkan ruangan dan lantai. Tempelkan selotip di lantai untuk membuat garis lurus atau berbelok. Bisa menggunakan berbagai warna untuk membuat aturan yang berbeda. Misalnya, jika selotip berwarna hijau, pemain boleh berjalan dengan dua kaki. Sedangkan, kalau selotip merah, pemain hanya boleh berjalan dengan satu kaki. Peraturannya, pemain hanya boleh berjalan di sepanjang garis dari selotip tersebut. Kalau menginjak lantai, berarti dia kalah.

  • Bowling

Gunakan selotip untuk membuat jalur bowling di lantai ruang keluarga. Susun 10 botol bekas air mineral seperti bentuk piramid. Pemain harus menggelindingkan bola ke arah botol sampai semua botolnya jatuh.

  • Pertunjukan boneka

Setiap anggota keluarga harus menggunakan stik es krim, kertas, lem, dan bahan-bahan lainnya untuk menciptakan karakter boneka mereka sendiri. Setelah selesai, rundingkan sebuah cerita lucu dan buatlah pertunjukan boneka keluarga Anda.

  • Botticelli

Setiap pemain memikirkan satu tokoh terkenal dan menyebutkan inisial orang tersebut sebagai petunjuk. Pemain yang lain mencoba menerka siapa orang itu dengan mengajukan beberapa pertanyaan spesifik yang bisa dijawab “ya” atau “tidak”.

  1. Permainan geografi

Satu pemain menyebutkan satu nama tempat (kota atau negara). Pemain yang lain harus mencari nama tempat yang memiliki huruf pertama sama dengan huruf terakhir tempat yang disebutkan tadi. Contoh jika adik mengeluarkan kata “Spanyol” maka ayah, kakak, atau Anda harus menyebutkan sebuah tempat berawalan L, misal “Lebanon” atau “Lembang”.

  1. Tepuk kategori

Salah satu pemain menyebutkan kategori yang ingin dimainkan, misalnya binatang, buah, atau sayuran. Kemudian sambil bertepuk setiap anggota pemain harus menyebutkan nama-nama yang masuk dalam kategori tersebut. Semakin cepat tepukan, semakin pemain harus berfikir cepat untuk mengatakan jawabannya.

  1. Berburu harta karun

Sembunyikan hadiah atau koin di berbagai tempat tersembunyi. Misalnya, di bawah tempat tidur. Simpan beberapa petunjuk di berbagai lokasi tersembunyi yang berbeda-beda. Beri petunjuk pertama kepada pemain supaya mereka bisa menemukan petunjuk berikutnya. Lanjutkan sampai pemain menemukan hadiahnya.

  1. Sentuh dan tebak

Gunting lubang di kotak sepatu dengan ukuran agak besar supaya pemain bisa memasukkan tangannya. Tempatkan objek di dalam kotak. Pemain memasukkan tangan ke dalam kotak dan menyentuh benda yang ada di dalamnya. Pemain kemudian menebak benda apa itu.

  1. Permainan siapakah aku?

Tulis nama salah satu anggota keluarga, teman, atau siapa pun yang semua orang kenal. Sembunyikan kertas. Orang yang menyembunyikan kertas harus memberi petunjuk kepada yang menebak. Misalnya, orang ini yang selalu memasak di rumah. Peserta permainan lainnya harus bisa menebak dari petunjuk yang diberikan.

Daftar Bacaan

Sya’ban Jamil, 56 Games Untuk Keluarga, Republika, Jakarta, 2012

Tinggalkan Balasan