POV Rekrutmen Tarbawi : Kisah Unik Merekrut dan Membina UPA
Serial Arabika – Ajak, Rangkul, Bina, Kawal
@ Ustas Rustang Ukkas (Sekretaris BKAP DPW PKS Sulawesi Selatan)
.
Suatu ketika saya tinggal di sebuah kawasan baru. Belum mengenal tetangga sekitar. Jarak rumah tempat tinggal dengan Masjid terdekat, kurang lebih 500 meter.
Saya harus berjalan kaki sekitar 10 menit untuk ke Masjid. Dalam perjalanan menuju Masjid, melewati sebuah rumah yang selalu menjadi perhatian saya.
Setiap menjelang shalat Magrib, penghuni rumah itu tampak mengobrol di teras depan. Biasanya saya lewat di depan rumah mereka sambil menoleh dan tersenyum ramah. Mereka pun membalas dengan senyuman.
Setiap hari berlalu seperti itu. Sampai akhirnya saya mengenali wajah-wajah penghuni rumah itu, dan merekapun mengenali wajah dan penampilan saya.
Melihat penampilan mereka, saya berkeyakinan mereka orang-orang baik, dan bisa dibina rutin. Setiap lewat depan rumah itu, saya selalu berdoa dalam hati, “Semoga keluarga ini suatu saat nanti bisa bergabung dalam forum pembinaan”.
Hingga berlalu waktu sekitar dua bulan. Pada sebuah sore, ketika sedang berjalan menuju Masjid untuk shalat Maghrib, tiba-tiba salah satu anggota keluarga tersebut menyapa saya. Seorang lelaki, meminta waktu untuk bicara.
Pertanyaan yang terlontar benar-benar tidak terduga. “Apakah saya boleh ikut forum pembinaan?” tanya dia.
Saya sangat terkejut, karena belum pernah berbincang sebelumnya. Belum pernah mengajak. Tiba-tiba saja dia sudah minta untuk ikut forum pembinaan.
Spontan saya menjawab, “Kalau Anda bisa mengajak 5 orang teman, maka forum pembinaan kita mulai”.
Hari berikutnya, sudah terkumpul 6 orang. Majelis UPA langsung saya laksanakan sepekan sekali.
Ketika forum UPA telah berjalan satu bulan, mereka bersepakat mengajak para istri ikut bergabung. Jadinya satu UPA terdiri dari 12 anggota.
Setelah forum UPA bersama suami istri tersebut berjalan dua pekan, khusus untuk para istri dibuatkan grup sendiri, terpisah dari grup suami. Kelompok UPA khusus istri ini akhirnya dibina istri saya.
Alhamdulillah, hanya dalam waktu satu setengah bulan, telah terbentuk dua kelompok UPA baru. Satu kelompok para suami, satu kelompok para istri. Di lingkungan yang baru, saya dan istri langsung membina UPA baru.
Saya meyakini nilai motivasi membina, dan urgensi berdoa. Allah yang menggerakkan hati mereka untuk ikut UPA. Bukan kita.
Yang penting POV kita adalah sebagai pembina. Melihat lingkungan sekitar untuk diajak menikmati forum pembinaan.
…
*) Ustas Rustang Ukkas adalah seorang sarjana peternakan. Saat ini, dalam sepekan beliau membina 6 kelompok UPA. Tinggal di Kota Makassar, tugas membina di Kabupaten Wajo. Butuh waktu 6 jam untuk hadir di daerah tugas pembinaan.
