Coretan Ringan

KLEPON, CENIL DAN LOPIS, MAKHLUK APA ITU?

Bagikan

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Mungkin Anda masih ingat, dulu ada film Hollywood berjudul 2012 yang sempat diberitakan sebagai ‘haram’, dan ternyata justru banyak ditonton orang. Berbondong-bondong orang antri di bioskop untuk menyaksikan film yang disebut haram. Ingin tahu, haramnya dimana.

Sahabat saya, mbak Deasy, menulis buku berjudul Tidak Untuk Dibaca, ternyata justru sangat banyak dibaca. Bukunya laris dan cetak ulang terus menerus. Menjadi best seller saking larisnya.

Belakangan, Anda mendengar isu klepon makanan yang tidak Islami, eh ternyata malah makin laris. Saya bahagia menyaksikan simbok-simbok kampung yang jualan klepon kebanjiran order.

Hari ini saya menikmati klepon, cenil dan lopis bikinan Mbok Jum, Kalasan. Bagi saya, ini makanan yang datang dari masa lalu.

Saat saya masih kecil, saya menyaksikan ibu saya memasak klepon di rumah. Dengan tungku dari batu, dan kayu bakar yang ditumpuk-tumpuk, ibu memasak dengan kuali tanah.

Memasak klepon tidak mudah, perlu ilmu, seni dan pengalaman. Tidak boleh pecah, supaya gula Jawa masak di dalam klepon.

Masih ditambah dengan parutan kelapa muda, yang membuat rasa semakin gurih. Inilah sensasi dari klepon yang sangat yummy.

Saya senang sekali bertemu makanan jadul ini. Dengan wadah besek dari anyaman bambu, dialasi daun pisang segar, tampilan klepon, cenil dan lopis Mbok Jum semakin memesona.

Tak sabar aku malahapnya…. Langsung habis seketika. Alhamdulillah.

Anda ingin menikmatinya? Kontak Mbok Jum ya, di Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Siap antar untuk Anda, jika jarak terjangkau.

Tinggalkan Balasan

Artikel ini telah dilihat : 198 kali.