Menikmati Lelah dan Mengantuk Pada Hari Kesepuluh Setelah Keluar Rumah Sakit
.
Oleh : Cahyadi Takariawan
.
Hari ini, 28 Agustus 2021, adalah hari ke sepulub setelah saya keluar dari RS UII Yogyakarta, lantaran positif Covid-19. Sepuluh hari yang lalu, hasil test PCR saya negatif, dan diperbolehkan pulang ke rumah setelah sepekan menjalani perawatan di rumah sakit.
Sampai di rumah, ternyata tidak ada rasa mengantuk. Juga tidak ada rasa lelah. Juga tidak ada selera makan.
Sampai tujuh hari setelah keluar dari RS, tidak ada selera makan. Meskipun makanan bisa masuk, namun tidak bisa menikmati. Targetnya sekedar memasukkan makanan sebagai nutrisi tubuh.
Yang lebih mengherankan lagi, saya tidak bisa menikmati kopi. Padahal sebelum terkena Covid-19 saya rutin minum kopi gilingan sendiri setiap pagi. Sepekan di RS plus sepekan di rumah, kopi tidak bisa masuk ke tubuh saya. Rasanya tubuh menolak dan membuat saya seperti akan muntah.
Alhamdulillah hari ke delapan sudah mulai muncul selera makan. Semakin banyak jenis makanan bisa masuk perut tanpa penolakan, dan sudah mulai merasakan enaknya masakan. Alhamdulillah.
Hari kedelapan pula, sudah bisa merasakan nikmatnya kopi. Alhamdulillah selera mulai bangkit lagi. Langsung saya rayakan dengan memesan 0,5 kg biji kopi arabica Gayo.
Alhamdulillah hari kesembilan mulai muncul kantuk. Sekarang hari kesepuluh, rasa kantuk semakin terasa. Alhamdulillah betapa nikmat bisa mengantuk.
Rasa lelah juga mulai muncul. Sembilan hari tidak merasa mengantuk dan tidak merasa lelah, rasa tubuh tidak karu-karuan.
Sampai dengan malam hari saya bisa terus mengetik di laptop tanpa lelah dan tanpa mengantuk. Namun saya harus membatasi diri untuk memaksa tidur.
Saya semakin menyadari, betapa mahal mengantuk. Betapa mahal selera makan. Betapa mahal merasakan lelah. Betapa nikmat Allah tak bisa kita hitung jumlah dan jenisnya. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.
Sekarang sudah merasakan kembali, betapa nikmat rasa lelah. Betapa nikmat rasa mengantuk. Betapa nikmat rasa ingin makan dan bisa menikmati lezatnya masakan.
Alhamdulillah ya Allah. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.
