The Power of Tarbiyah
@ Mujibu Rahman (Pulau Buru)
.
Saya tidak selalu berada di depan panggung. Justru lebih sering di belakang, menemani proses-proses yang pelan, kadang sunyi, tapi menentukan.
Di sanalah saya menemukan peran : melahirkan para pemanggul beban peradaban, melahirkan pemimpin.
Sejak awal, saya memilih fokus pada mahasiswa dan pemuda. Hampir di setiap periodesasi pembinaan, ruang saya tidak jauh dari mereka.
Bagi saya, masa muda adalah titik paling strategis untuk membentuk arah hidup seseorang. Di fase ini, seseorang bisa dibentuk menjadi pengikut… atau pemimpin.
Dan saya memilih untuk menyiapkan pemimpin.
Melalui tarbiyah, saya belajar bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tapi kesiapan memikul beban. Pemimpin adalah mereka yang mau mengambil peran lebih, berani bertanggung jawab, dan tetap berdiri saat orang lain mundur. Itulah yang saya tanamkan dalam setiap proses pembinaan.
Hasilnya sering kali membuat saya tersenyum sendiri. Hampir seluruh binaan saya tumbuh menjadi pemimpin di ruangnya masing-masing.
Ada yang menjadi Ketua BEM, baik di tingkat fakultas maupun universitas. Ada yang dipercaya memimpin komisariat organisasi. Ada juga yang berdiri di garda depan sebagai ketua dalam berbagai lembaga kepemudaan.
Padahal, saya tahu betul bagaimana mereka di awal. Ada yang belum percaya diri, ada yang masih ragu berbicara, ada yang belum berani mengambil keputusan. Tapi tarbiyah bekerja dengan caranya sendiri; perlahan, konsisten, dan membentuk dari dalam.
Saya tidak pernah menjanjikan jabatan kepada mereka. Tapi saya selalu menyiapkan mereka untuk pantas memegang amanah.
Karena bagi saya, membentuk satu pemimpin berarti membuka jalan bagi banyak kebaikan. Satu pemimpin bisa memengaruhi puluhan, bahkan ratusan orang.
Maka fokus saya sederhana: jangan hanya membina orang baik, tapi bina orang baik yang siap memimpin.
Melihat mereka berdiri, memimpin, dan memberi dampak; itu sudah cukup menjadi bukti bahwa proses ini tidak sia-sia.
Tarbiyah, bagi saya, bukan sekadar pembinaan. Ia adalah proses melahirkan penanggung jawab peradaban.
Tarbiyah adalah king maker.
